NEWS

Merio dan Tika. (Foto: Wahyudin / Jawa Pos)
nblindonesia.com - 04/05/2015
Akhiri Tujuh Tahun Ngapel

DI tengah pemulihan kondisi pasca mendapatkan serangan hepatitis A sejak Februari lalu, bintang Stadium Jakarta Merio Ferdiansyah membawa kabar gembira. Pemain yang pada 5 Juli mendatang genap berusia 30 tahun itu menyatakan akan menyudahi masa lajangnya.

Merio bakal menikahi sang kekasih, Primadona Dutika Bangsa, pada September. Untuk mempersiapkan rencana itu, Merio dan Tika -panggilan Primadona Dutika Bangsa- mengaku telah melakukan survei ke beberapa gedung untuk resepsi pernikahan di Jakarta.

''Tanggal pastinya sih belum. Tapi, setelah Lebaran, insya Allah kami lamaran dulu,'' kata Merio saat menyaksikan timnya melawan Garuda Kukar Bandung semalam.

Hubungan dua sejoli tersebut sudah berlangsung cukup lama. Mereka telah menjadi sepasang kekasih selama tujuh tahun terakhir alias mulai 2008. ''Dia perhatian sih, sabar juga. Komunikasi juga jalan terus. Itu mungkin ya yang bikin lama,'' ucap Tika.

Setelah mengalami asam garam sebagai sepasang kekasih, Merio dan Tika akhirnya mantap untuk segera mengarungi bahtera rumah tangga. Apalagi, keduanya juga sama-sama telah menamatkan pendidikan S-2.

Bulan lalu, Merio baru saja menjalani wisuda S-2 Jurusan Administrasi Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Menarasiswa, Bogor. Sementara itu, sang kekasih lebih dulu merengkuh gelar magister di Universitas Indonesia. ''Malu tujuh tahun cuma ngapel terus ke rumahnya. Makanya, buru-buru saya lamar,'' ucap Merio, lantas tersenyum dan melirik sang kekasih. (irr/mid/c17/nur)

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.