NEWS

ADU TANGGUH: Big man Bandung Luke Martinus (kiri) dan Galank Gunawan dari Garuda Kukar Bandung dalam konferensi pers di The Salis Hotel kemarin. Bandung Utama akan melawan Garuda besok (26/3). (Foto: Wahyudin / Jawa Pos)
nblindonesia.com - 25/03/2015
Potensi Sengit, Kejutan Sulit

PECINTA basket Kota Bandung langsung disajikan big match seru pada hari pembuka Seri IX IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia 2014-2015. Jagoan tuan rumah Garuda Kukar Bandung berhadapan dengan Pelita Jaya Energi MP Jakarta di C-Tra Arena, Bandung, malam ini.

Dalam dua bentrokan sebelumnya musim ini, pertandingan menjadi milik Pelita Jaya. Mereka menang dengan skor tipis 67-66 pada seri II di Bandung (14/12) dan kalah 70-49 pada seri V di Batam (8/2). Namun, bermain di hadapan pendukungnya, motivasi Fadlan Minallah dkk bakal meningkat. 

Potensi kejutan memang ada, meski tipis. Mengingat, pada bentrokan terakhir di Bandung, Garuda hanya kalah satu poin. Mental tanding Garuda juga sedang apik. Itu tidak terlepas dari kemenangan empat laga beruntun yang diraih tim asuhan Tjetjep Firmansyah itu.

Kemenangan atas pemuncak klasemen sementara Satria Muda Britama Jakarta 52-51 pada seri VII di Semarang menjadi bukti kejutan bisa saja terjadi. ''Yang penting besok (hari ini, Red) anak-anak harus berusaha maksimal. Kalau ada kesempatan, ya diambil. Kalaupun kalah, harus terhormat. Saat ini spirit anak-anak sedang oke,'' ujar Tjetjep kepada Jawa Pos kemarin.

Sangat beralasan apabila Garuda memilih merendah. Mereka memang berstatus underdog kalau dibandingkan dengan Pelita Jaya yang musim ini punya skuad komplet, baik small man maupun big man. Garuda dituntut untuk meredam agresivitas offense Pelita Jaya apabila ingin merepotkan Ponsianus ''Komink'' Nyoman Indrawan dkk.

''Yang repot kan kalau di paint area kami kalah dan di luar juga kalah. Karena itu, pertahanan outsideanak-anak harus bagus,'' terang mantan pelatih timnas basket SEA Games Myanmar 2013 itu.

Menurut dia, yang terpenting adalah anak asuhnya harus bisa tampil konsisten di setiap pertandingan. Sebab, dengan jadwal berat pada seri IX di Bandun, yakni melawan Pelita Jaya Energi MP Jakarta (25/3), JNE BSC Bandung Utama (26/3), M88 Aspac Jakarta (28/3), dan Satria Muda Britama Jakarta (29/3), mereka harus jeli memilih laga yang diambil untuk mengamankan tiket menuju championship series.

Di sisi lain, Pelita Jaya datang dengan semangat menggunung. Setelah takluk oleh Satria Muda 70-79 (15/3) pada game penutup seri VIII di Jogjakrta, tim asuhan A.F. Rinaldo tersebut tentu berambisi mengawali seri ini dengan kemenangan.

Center Pelita Jaya Adhi Pratama mengatakan bahwa jika ingin membawa pulang poin penuh, timnya harus menajamkan offense. Sebab, defense kukuh yang ditunjukkan Garuda dalam beberapa gameterakhir juga kerap membuat lawan frustrasi. Itu terbukti dalam empat game terakhir, Garuda selalu berhasil meredam agresivitas poin lawan. Mereka selalu bisa menahan lawannya di bawah 60 poin. Variasi tersebut diperlukan apabila salah satu senjata yang sering dilakukan Pelita Jaya, yakni pick and roll offense, sedang mentok. (mid/wam/c4/ham)

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.