NEWS

TEPAT SASARAN: Xaverius Prawiro memimpin barisan penembak Aspac yang terkenal akurat pada champhionship series nanti. (Foto: Farid Fandi/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 01/05/2015
Jalan Aspac Lebih Terjal
Persiapan Big Four Menjelang Championship Series

Juara bertahan M88 Aspac masih punya ambisi mengulang capaian mereka dua tahun terakhir. Apa yang mereka persiapkan? Bagaimana persiapan tim lain untuk merebut gelar dari mereka?

---

APABILA dibandingkan dengan kontestan playoff lainnya, Aspac adalah salah satu tim yang paling rajin melakoni uji coba menjelang championship series. Tim asuhan Rastafari Horongbala tersebut melakoni empat uji tanding. Mereka tiga kali melawan Filipina Selection dan sekali melawan JNE BSC Bandung Utama.

Mereka menunjukkan keseriusan untuk kembali menjuarai liga basket kasta tertinggi tanah air tersebut. Apalagi, Xaverius Prawiro dkk berada dalam pul yang keras. Tim milik Irawan ''Kim Hong'' Haryono itu satu grup dengan Garuda Kukar Bandung, Satria Muda Britama Jakarta, dan Stadium Jakarta.

Kalaupun pada game pertama bisa melewati hadangan Garuda, pada pertandingan kedua Aspac mungkin dinanti Satria Muda yang diprediksi sanggup mengalahkan Stadium. Karena itu, Aspac melakoni persiapan yang serius. Sebab, melawan dua tim yang memiliki kemampuan bertahan hebat, yakni Garuda dan Satria Muda, bukanlah pekerjaan mudah.

''Beberapa evaluasi yang kami benahi adalah transisi dari offense ke defense. Anak-anak terkadang masih telat. Jadi, kena fast break point terus,'' ujar Antonius Joko Endratmo, asisten pelatih Aspac Jakarta, kepada Jawa Pos.

Selain itu, satu hal yang diwaspadainya, Garuda merupakan tim yang memiliki karakter ngotot dan tangguh dalam rebound. Sebab, mereka memiliki jagoan rebound Galank Gunawan. Karena itu, Aspac harus bekerja ekstrakeras untuk bisa mengimbangi hal tersebut. Hal-hal itulah yang menjadi perhatian utama Aspac menjelang championship series nanti

Namun, menurut dia, meski teknik dan skill sangat penting, ketika memasuki babak-babak krusial, mental juaralah yang akan menjadi pembeda. Beruntung, lanjut dia, timnya sudah sangat siap dan terbiasa berada dalam situasi tersebut. ''Mental memang sangat penting. Saya lihat anak-anak sudah siap. Mental mereka juga sudah bagus, tinggal dipertahankan saja,'' ujarnya.

Faktor mental itulah yang menjadi salah satu perhatian kontestan sekaligus favorit juara lainnya, Pelita Jaya Energi MP Jakarta. Meski memiliki skuad bertabur bintang dan menjadi salah satu calon kuat juara musim ini, permainan Pelita Jaya terkadang masih labil.

Kondisi itu disadari betul oleh kapten Pelita Jaya Ponsianus Nyoman ''Komink'' Indrawan. Timnya memang memiliki skuad yang komplet. Tetapi, itu saja tidak cukup. Timnya harus siap tidak hanya dari segi teknis, tetapi juga mental.

''Kami bisa dibilang tim yang paling nggak konsisten. Kalau bagus bisa bagus sekali, tapi tiba-tiba keesokan harinya bermain jelek. Mungkin itu terjadi karena efek mental tersebut,'' ujar Komink.

Untuk mengatasi permasalahan itu, salah satu fokus utama yang terus dipoles timnya adalah banyak melakukan latihan situational game untuk menyiapkan diri menghadapi game-game ketat. Menurut dia, hal tersebut sangat baik untuk menaikkan mental timnya ketika menghadapi pertandingan yang krusial.

Selain itu, keberadaan dua pemain veteran yang direkrut dari Satria Muda pada awal musim, yakni Faisal Julius Achmad dan Amin Prihantono, diharapkan bisa membantu menjaga mentalitas bertanding rekan-rekannya.

Kontestan lain seperti Satria Muda dan CLS juga menyiapkan diri dengan cukup baik. Pelatih Satria Muda Cokorda Raka Satrya Wibawa memboyong anak asuhnya melakoni uji coba menghadapi timnas basket Singapura, adapun CLS menjalani uji coba melawan Filipina Selection. (mid/c17/ham)

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.