NEWS

CURI MOMENTUM: Shooting guard CLS Knights Surabaya A. A. Ngurah Wisnu Budhidarma S (kiri) melakukan lay up melewati penjagaan Andy Batam (Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta) dalam laga semifinal IndiHome NBL Indonesia Championship Series 2015 di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (7/6). (Foto: Wahyudin/Jawa Pos)
nblindonesia.com - 07/05/2010
[FLASH] Pembalasan CLS Knights
Paksa PJE ke Semifinal Kedua


CLS
Knights Surabaya membalas kekalahan atas Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta pada semifinal IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia Championship Series 2015. Mario Wuysang dkk menang 61-56 di Hall Basket Senayan Jakarta, Kamis (7/5).

Pelita Jaya baru sekali kalah. Artinya, belum tersingkir. CLS Knights memaksa Pelita Jaya melakoni laga do or die di semifinal kedua, Jumat (8/5). Setelah saling mengalahkan di fase playoff ini, kedua tim tentu akan tampil maksimal.

Tampil ngotot, CLS Knights menguasai jalannya kuarter pertama. Free throw Ngurah Wisnu Budidharma membuat CLS Knights unggul lima poin (14-9). Namun Pelita Jaya bisa menepis ketertinggalan melalui buzzer beater Ary Chandra yang memanfaatkan assist Ponsianus ‘Komink’ Nyoman Indrawan. Kuarter pertama ditutup untuk keunggulan CLS Knights 14-12. Bima Riski Ardiansyah menjadi penyumbang poin terbanyak dengan lima poin.

Kuarter kedua semakin panas. Pelita Jaya mampu menyamakan kedudukan dan berbalik unggul lewat 2-point jump shot Dimas Aryo Dewanto. Namun CLS Knights bisa kembali memimpin jalannya laga. Sandy Febiansyakh membuat jarak melebar menjadi enam poin (33-27) melalui 2-point jump shot di sisa dua detik. CLS Knights kembali memimpin saat kuarter kedua ditutup.

Setelah istirahat, penampilan Pelita Jaya membaik. CLS Knights sempat memimpin 13 poin (48-35) lewat 2-point jump shot Bima Riski Ardiansyah. Namun Pelita Jaya bisa menyusul di detik-detik akhir. Buzzer beater Faisal Julius Achmad menjadikan Pelita Jaya hanya terpaut dua poin (48-50) dari CLS Knights. Poin itu sekaligus memasukkan Faisal Julius Achmad dalam 2,000 Points Club, kelompok elite para pencetak 2.000 poin atau lebih sepanjang karir di NBL Indonesia.

Pelita Jaya sejatinya menyisakan satu poin saja untuk dikejar (56-57) setelah Andy ‘Batam’ Poedjakesuma mencetak 2-point jump shot di sisa 1 menit 52 detik. Namun, Ngurah Wisnu Budidharma melakukan steal terhadap Kelly Purwanto, ditutup dengan layup mudah. Momentum inilah yang membuat Pelita Jaya akhirnya harus menerima kekalahan dengan margin lima poin (61-56).

“Share bola CLS Knights bagus hari ini, sedangkan kami terlalu terburu-buru mengangkat bola yang seharusnya bisa dimainkan dulu,” jelas pelatih Pelita Jaya, Antonius Ferry Rinaldo. “Defense kami kurang, apalagi penjagaan terhadap Wisnu. Dia yang selalu membuat momentum di pertandingan ini,” tambahnya.

Pada laga ini, Sandy Febiansyakh Kurniawan mencetak poin tertinggi bagi CLS Knights dengan 14 poin. Disusul, Bima Riski Ardiansyah (13 poin), Herman (12 poin) dan Ngurah Wisnu Budidharma dengan sumbangan 10 poin.

“Pemain junior kami bermain bagus, terutama Wisnu yang steal di akhir kuarter empat. Fokus kami memang mematikan Adhi Pratama, agar poin mereka di paint area berkurang,” kata head coach CLS Knights, Kim Dong-won. “Tapi kami tak boleh senang dulu, buat apa menang hari ini kalau besok kalah,” imbuh pelatih asal Korea ini. (*)

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright © 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.