NEWS

TIDAK MUDAH: Mario Wuysang akan memimpin CLS untuk meraih hasil terbaik pada seri pamungkas di hadapan publik sendiri (Foto: Wahyudin / Jawa Pos)
nblindonesia.com - 07/04/2015
Jalan Terjal Tuan Rumah
Target CLS Knights Surabaya pada Seri Pemungkas

Status tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri bagi CLS Knights Surabaya pada seri pemungkas IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia musim ini. Apa target mereka?

--- 

SEJAK berkompetisi di NBL, belum sekali pun CLS mampu mengakhiri musim reguler di posisi tiga besar. Mereka tiga kali finis di urutan keempat (2010-2011, 2012-2013, 2013-2014) serta sekali nangkring di peringkat kelima (2011-2012). 

Saat ini tim asal Kota Pahlawan itu berada di peringkat keempat dengan 53 poin dari 24 kemenangan dan 5 kekalahan. Menutup seri terakhir musim reguler 2014-2015, tim polesan Kim Dong-won itu memiliki kans memperbaki posisinya, bahkan bisa finis sebagai runner-up.

Tentu jalan yang ditempuh untuk memperbaiki hasil di musim reguler itu tidak akan mudah. Mario Wuysang dkk akan bertemu Pelita Jaya Energi MP Jakarta (8/4), Stadium Jakarta (9/4), M88 Aspac Jakarta (11/4), dan Satria Muda Britama Jakarta (12/4).

Musim lalu CLS memiliki kesempatan menjadi kampiun regular season. Namun, dalam tujuh game, finalis NBL Indonesia musim 2010-2011 itu hanya mampu memenangi empat laga. Kala itu, CLS gagal mencuri kemenangan di tiga game krusial saat takluk di tangan Satria Muda, Aspac, dan Pelita Jaya. Mereka gigit jari dan finis di urutan keempat pada akhir musim.

Kondisi serupa kembali terulang di seri terakhir musim ini. Jika mampu menyapu bersih semua gamedi Surabaya, CLS akan finis sebagai runner-up. Tetapi, apabila terpeleset, mereka bisa kembali ke posisi keempat.

CLS memang memiliki tekanan paling berat di antara para pesaingnya, yakni Pelita Jaya dan Aspac, yang hanya melakoni satu big match dalam tiga game terakhir. Itu berbeda dengan CLS yang selalu melakoni big match.

Meski begitu, pelatih CLS Kim Dong-won menginginkan timnya bisa mendapatkan finis terbaik selama musim reguler. Juara reguler sudah tidak mungkin. Karena itu, runner-up musim reguler menjadi target yang masuk akal.

Lagi pula, apabila berada di peringkat atas, akan semakin mudah lawan yang mereka hadapi dichamphionship series, atau setidaknya tidak terburu-buru bersua pada favorit di awal.

''Saya sih penginnya posisi kedua. Sekarang bergantung anak-anak bagaimana. Untuk kekuatan, sudah tahu sama tahu kok. Jadi, tinggal siapa yang paling kompak, dia yang menang,'' ujar Mr Kim. ''Yang penting, anak-anak jangan pikir show time-nya dulu gara-gara banyak fans di sini (Surabaya, Red). Kalau mau jalankan sistem, anak-anak pasti bisa menang,'' tambahnya.

Saat ini CLS sedang on fire. Mereka tak terkalahkan dalam 16 pertandingan beruntun alias menyapu bersih lima seri terakhir. Hanya, yang menjadi problem, dalam dua pertandingan terakhir pada seri IX di Bandung, performa mereka sedikit menurun.

Mereka hampir dikalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang 63-60 (27/3) dan sempat menemui kesulitan pada kuarter pertama dan kedua melawan Pacific Caesar Surabaya, meski akhirnya mampu menang dengan skor telak 91-58 (28/3). Jadi, kita tunggu aksi Mario Wuysang dkk...(mid/irr/c17/ham) 

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright © 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.