NEWS

KANS BESAR: Pelatih Stadium Andre Yuwadi memberikan instruksi kepada para pemainnya. (Foto: Wahyudin / Jawa Pos)
nblindonesia.com - 07/04/2015
Berdebar pada Hari Pertama

HARI pertama Seri X IndiHome NBL Indonesia 2014-2015 besok menjadi momen penentuan bagi Satya Wacana ACA LBC Salatiga dan Satria Muda Britama Jakarta. Misi mereka memang berbeda, tetapi memiliki arti yang sama krusialnya.

Ya, kalau Satya Wacana berburu tiket terakhir menuju playoff, Satria Muda bisa mengunci juara musim reguler. Bagi Satria Muda, kemenangan atas Stadium Jakarta (8/4) membuat tidak ada lagi tim yang bisa mengejar mereka. Namun, Stadium juga ingin segera memastikan tiketplayoff.

Kalaupun Satria Muda selalu kalah dalam laga tersisa setelah melawan Stadium, mereka tetap mengunci status juara musim reguler karena punya keunggulan head-to-head atas Pelita Jaya Energi MP Jakarta (3-0) dan M88 Aspac (2-1). 

Di sisi berbeda, Satya Wacana juga deg-degan dengan hasil bentrok melawan JNE BSC Bandung Utama (8/4). Napas mereka dalam perburuan tiket playoff hanya bisa diperpanjang apabila memenangi pertarungan itu. Kalau kalah, lupakan saja.

Saat ini Satya Wacana berada di peringkat kesepuluh dengan koleksi 39 poin hasil dari 9 kali menang dan 21 kali kalah. Apabila menginginkan tiket ke championship series, Satya Wacana wajib memenangkan tiga game tersisa. Kalau terpeleset, nasib mereka akan ditentukan hasil dari Stadium yang sekarang berada di urutan terdepan dalam perburuan tiket terakhir. ''Kuncinya ada di gamepertama lawan Bandung Utama. Kalau anak-anak bisa menang di game pertama, secara peluang masih ada laga,'' ujar Efri Meldi, pelatih Satya Wacana. (mid/c17/ham)

Story Provided by Jawa Pos

Share this:
DBL Indonesia Jawa Pos li-ning Safe Care Prambors FM Info BDG Event Jakarta Sony Mainbasket Wing.Stop Mitra Net Indomaret Perbasi Indika FM IndiHome Honda Prospect Motor Tolak Angin Sido Muncul Markplus Hardrock FM OZ FM
 

National Basketball League Indonesia | Contact Us
Copyright 2010 PT DBL Indonesia, All rights reserved.
Any commercial use or distribution without the express written consent of DBL Indonesia is strictly prohibited.